fbpx

Zakat Pertanian

Rp0

Rp

0%

Bagikan Ke Facebook, Twitter, atau Google Plus Setara Donasi Rp 1.000.000. Faktanya 70% pendonor berasal dari link yang Anda sebar di media sosial. Ayo sebarkan, agar mencapai targetnya.

Informasi

Zakat Pertanian

Zakat hasil pertanian merupakan salah satu jenis zakat maal, objeknya meliputi hasil tumbuh-tumbuhan atau tanaman yang bernilai ekonomis seperti biji-bijian, umbi-umbian, sayur-mayur, buah-buahan, tanaman hias, rumput-rumputan, dedaunan, dll.
Nisab
Nisab hasil pertanian adalah 5 wasq atau setara dengan 750 kg. Apabila hasil pertanian termasuk makanan pokok, seperti beras, jagung, gandum, kurma, dll, maka nishabnya adalah 750 kg dari hasil pertanian tersebut. Pendapat lain menyatakan 815 kg untuk beras dan 1481 kg untuk yang masih dalam bentuk gabah.[1][2]
Tetapi jika hasil pertanian itu bukan merupakan makanan pokok, seperti buah-buahan, sayur-sayuran, daun, bunga, dll, maka nisabnya disetarakan dengan harga nisab dari makanan pokok yang paling umum di daerah (negeri) tersebut (di negeri kita = beras/sagu/jagung).
Kadar
Kadar zakat untuk hasil pertanian, apabila diairi dengan air hujan, atau sungai/mata/air, maka 10%, apabila diairi dengan cara disiram / irigasi (ada biaya tambahan) maka zakatnya 5%.
Dari ketentuan ini dapat dipahami bahwa pada tanaman yang disirami zakatnya 5%. Artinya 5% yang lainnya didistribusikan untuk biaya pengairan. Imam Az Zarqoni berpendapat bahwa apabila pengolahan lahan pertanian diairidengan air hujan (sungai) dan disirami (irigasi) dengan perbandingan 50;50, maka kadar zakatnya 7,5% (3/4 dari 1/10).
Pada sistem pertanian saat ini, biaya tidak sekadar air, akan tetapi ada biaya lain seperti pupuk, insektisida, dll. Maka untuk mempermudah perhitungan zakatnya, biaya pupuk, insektisida dan sebagainya diambil dari hasil panen, kemudian sisanya (apabila lebih dari nishab) dikeluarkan zakatnya 10% atau 5% (tergantung sistem pengairannya).

Waktu pengeluaran
Zakat ini dikeluarkan setiap kali panen dan telah sampai nisab, tanpa menunggu haul.
CARA ZAKAT
Bagi para Muzaki ( orang yang berzakat ) bisa menyalurkan zakat melalui kami dengan nominal sesuai kewajiban zakat muzaki.Kami akan menghitung kewajiban zakat Muzaki individu maupun perusahaan sesuai tuntunan agama dan menyalurkan zakat tersebut sesuai tuntunan agama dengan mempertimbangkan keinginan para muzaki.Layanan hitung zakat ini bisa secara email maupun whatsapp +62857-7777-4480. Zakat bisa di salurkan melalui transfer ke Rekening kami:
BRI No Rekening 0090.01.020741.53.2
Atas Nama
Jamiyah Tahfidz Quran

BNI Nomer Rekening 777-770-781
Atas Nama
Jamiyah Tahfidz Quran

atau Muzaki bisa mengunjungi tempat kami dengan alamat :

Jl Sucipto Rt 04 Rw 04 Dawuhan
Situbondo Jawa Timur 68311

WA : +62857-7777-4480

Donatur (0)

Zakat Pertanian

NamaWaktuDonasi

LAZISWAF adalah Lembaga Amil Zakat, Infaq, Sedekah dan Wakaf dibawah pengawasan Jamiyah Tahfidz Quran yang dikelola oleh Alumni Universitas Al Azhar Kairo Mesir  mendakwahkan Al Quran sebagai solusi dan inspirasi untuk negeri.

Jl Sucipto Rt 04 Rw 04 Lk Parse Dawuhan Kecamatan Situbondo Kabupaten Situbondo Jawa Timur Indonesia 68311
  • Kami tersedia untuk melayani Anda
    Senin - Jumat 08:00 - 17:00 WIB

  • Kirim kami email. Kami akan berusaha membalas secepatnya.


TAUTAN