fbpx

Zakat Mal

Rp400.156

Rp1 Milyar

0.04%

Bagikan Ke Facebook, Twitter, atau Google Plus Setara Donasi Rp 1.000.000. Faktanya 70% pendonor berasal dari link yang Anda sebar di media sosial. Ayo sebarkan, agar mencapai targetnya.

Informasi

Zakat Harta

 

Zakat Harta adalah zakat yang dikenakan atas harta yang dimiliki oleh individu dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan oleh agama.

 

Syarat-syarat Harta yang wajib Zakat

Harta yang akan dikeluarkan sebagai zakat harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:

  1. Milik penuh, yakni harta tersebut merupakan milik penuh individu yang akan mengeluarkan zakat.

  2. Berkembang, yakni harta tersebut memiliki potensi untuk berkembang bila diusahakan.

  3. Mencapai nisab, yakni harta tersebut telah mencapai ukuran/jumlah tertentu sesuai dengan ketetapan, harta yang tidak mencapai nishab tidak wajib dizakatkan dan dianjurkan untuk berinfak atau bersedekah.

  4. Lebih dari kebutuhan pokok, orang yang berzakat hendaklah kebutuhan minimal/pokok untuk hidupnya terpenuhi terlebih dahulu

  5. Bebas dari Hutang, bila individu memiliki hutang yang bila dikonversikan ke harta yang dizakatkan mengakibatkan tidak terpenuhinya nisab, dan akan dibayar pada waktu yang sama maka harta tersebut bebas dari kewajiban zakat.

  6. Berlalu satu tahun (Haul), kepemilikan harta tersebut telah mencapai satu tahun khusus untuk ternak, harta simpanan dan harta perniagaan. Hasil pertanian, buah-buahan dan rikaz (barang temuan) tidak memiliki syarat haul.

Macam-macamnya
Macam-macam Zakat Mal dibedakan atas objek zakatnya antara lain:

  • Hewan ternak. Meliputi semua jenis & ukuran ternak (misal: sapi, kerbau, kambing, domba, dan ayam)

  • Hasil pertanian. Hasil pertanian yang dimaksud adalah hasil tumbuh-tumbuhan atau tanaman yang bernilai ekonomis seperti biji-bijian, umbi-umbian, sayur-mayur, buah-buahan, tanaman hias, rumput-rumputan, dedaunan, dll.

  •  Emas dan perak. Meliputi harta yang terbuat dari emas dan perak dalam bentuk apapun.

  • Harta perniagaan. Harta perniagaan adalah semua yang diperuntukkan untuk diperjualbelikan dalam berbagai jenisnya, baik berupa barang seperti alat-alat, pakaian, makanan, perhiasan, dll. Perniagaan di sini termasuk yang diusahakan secara perorangan maupun kelompok/korporasi.

  • Hasil tambang (makdin). Meliputi hasil dari proses penambangan benda-benda yang terdapat dalam perut bumi/laut dan memiliki nilai ekonomis seperti minyak, logam, batu bara, mutiara dan lain-lain.

  • Barang temuan (rikaz). Yakni harta yang ditemukan dan tidak diketahui pemiliknya (harta karun).

  • Zakat profesi, yakni zakat yang dikeluarkan dari penghasilan profesi (hasil profesi) bila telah mencapai nisab. Profesi dimaksud mencakup profesi pegawai negeri atau swasta, konsultan, dokter, notaris, akuntan, artis, dan wiraswasta.

 

 

Penerima Zakat

 

Yang berhak menerima
Berdasarkan firman Allah QS At-Taubah ayat 60, bahwa yang berhak menerima zakat/mustahik sebagai berikut:

  1. Orang fakir: orang yang amat sengsara hidupnya, tidak mempunyai harta dan tenaga untuk memenuhi penghidupannya.

  2. Orang miskin: orang yang tidak cukup penghidupannya dan dalam keadaan kekurangan.

  3. Amil: orang yang diberi tugas untuk mengumpulkan dan membagikan zakat.

  4. Mualaf: orang kafir yang ada harapan masuk Islam dan orang yang baru masuk Islam yang imannya masih lemah.

  5. Hamba sahaya: memerdekakan budak mencakup juga untuk melepaskan muslim yang ditawan oleh orang-orang kafir.

  6. Orang berhutang: orang yang berutang karena untuk kepentingan yang bukan maksiat dan tidak sanggup membayarnya. Adapun orang yang berutang untuk memelihara persatuan umat Islam dibayar utangnya itu dengan zakat, walaupun ia mampu membayarnya.

  7. Sabilillah: yaitu untuk keperluan pertahanan Islam dan kaum muslimin. Di antara mufasirin ada yang berpendapat bahwa fisabilillah itu mencakup juga kepentingan-kepentingan umum seperti mendirikan sekolah, rumah sakit, madrasah, masjid, pesantren, ekonomi umat, dll.

  8. Ibnu sabil: orang yang sedang dalam perjalanan yang bukan maksiat mengalami kesengsaraan dalam perjalanannya. Atau juga orang yg menuntut ilmu di tempat yang jauh yang kehabisan bekal.

 

CARA ZAKAT

Bagi para Muzaki ( orang yang berzakat ) bisa menyalurkan zakat kepada kami dengan nominal sesuai kewajiban zakat muzaki.Kami akan menghitung kewajiban zakat Muzaki individu maupun perusahaan sesuai tuntunan agama dan menyalurkan zakat tersebut sesuai tuntunan agama dengan mempertimbangkan keinginan para muzaki.Layanan hitung zakat ini bisa secara email maupun whatsapp +62857-7777-4480.

Zakat bisa di salurkan melalui transfer ke Rekening kami:
BRI No Rekening 0090.01.020741.53.2
Atas Nama
Jamiyah Tahfidz Quran

BNI Nomer Rekening 777-770-781
Atas Nama
Jamiyah Tahfidz Quran

atau Muzaki bisa mengunjungi tempat kami dengan alamat :

Jl Sucipto Rt 04 Rw 04 Dawuhan
Situbondo Jawa Timur 68311

WA : +62857-7777-4480

Donatur (1)

Zakat Mal

NamaWaktuDonasi
2019-03-11 13:55:51Rp400.156

LAZISWAF adalah Lembaga Amil Zakat, Infaq, Sedekah dan Wakaf dibawah pengawasan Jamiyah Tahfidz Quran yang dikelola oleh Alumni Universitas Al Azhar Kairo Mesir  mendakwahkan Al Quran sebagai solusi dan inspirasi untuk negeri.

Jl Sucipto Rt 04 Rw 04 Lk Parse Dawuhan Kecamatan Situbondo Kabupaten Situbondo Jawa Timur Indonesia 68311
  • Kami tersedia untuk melayani Anda
    Senin - Jumat 08:00 - 17:00 WIB

  • Kirim kami email. Kami akan berusaha membalas secepatnya.


TAUTAN